Pages

google share it

About Me

Foto Saya
lela_bangetz
jombang, jawa timur, Indonesia
lela,itulah ak ,banyak hal yang ak tak mengerti tentang diriku sendiri,intinya ak gk bisa menilai perilaku aku sendiri,soo tiap manusia pasti punyak banyak kelebihan juga kekurangan,tapi yg jeles ak lebih banyak kekurangannya dari pada kelebihannya.he he he he.... yg ak ngerti cm ak suka nulis kata" yg gk bermutu alias kata" yg gk masuk akal,... maklum sastrawan gk jadi y gini nie jadi_X
Lihat profil lengkapku

Followers

Penyesalan

lebih baik ak gk pernah kenal ma dya dari pd diriku musti menderita...

yarob knp hdpQ slalu hancur & menderita ??
knp ???

Adat Dan Budaya Dalam Bingkai Kehidupan Sosial Masyarakat Dayak

Adat, adalah representasi material dari suatu masyarakat. Perwujudan material dari karakteristik dan kearifan lokal yang hidup dan menghidupi masyarakat dalam suatu wilayah. Adat berada dalam ruang sosial, politik, ekonomi dan budaya dalam masyarakat. Lebih dari itu, Adat merupakan sebuah sistem yang menyejarah dan dialektis. Perubahan-perubahan yang terjadi dari waktu ke waktu dan semua yang terjadi dalam masyarakat tercermin lewat adat. Hilangnya adat berarti hilangnya suatu masyarakat.
Dalam masyarakat Dayak, pola perilaku, interaksi, pola hidup dan perlakuan terhadap alam didasarkan pada prinsip solidaritas. Sendi-sendi dasar solidaritas ini bukan merupakan sesuatu yang di rekayasa oleh sebagian pihak yang kemudian dipaksa untuk dipakai bersama. Kondisi material dari waktu ke waktu yang terus berubah membuat masyarakat Dayak menentukan pilihan penyikapan terhadap kondisi yang terus berubah. Sikap individualistis dan penciptaan iklim kompetisi ternyata tidak merupakan pilihan bagi Suku Bangsa Dayak Indonesia. Dalam kesusastraan lisan, didapati fase-fase dalam sejarah Dayak ; jaman Sangen, Sangiang, Tetek Tatum dan jaman Sansana Bandar yang merupakan jaman keemasan bagi bangsa Dayak Indonesia, didalamnya menggambarkan peri kehidupan bangsa Dayak yang didasarkan pada nilai-nilai solidaritas. Kalaupun dalam sejarah Dayak, pernah terjadi kayau, hal ini pun bukan dilakukan atas dasar individualisme dan merupakan penyikapan bangsa Dayak terhadap kondisi pada jamannya. Dalam hal budaya, terdapat simbolisasi perjalanan manusia sebelum dilahirkan sampai pada kehidupan setelah kematian yang dilambangkan dalam bulu kendali burung Tingang, dikenal dengan ungkapan Dandang Tingang yang secara bebas dapat diartikan memanusiakan manusia. Nilai filosofis Dandang Tingang inilah yang kemudian secara materil diterjemahkan dalam ungkapan ”Belom Bahadat”(hidup berdasarkan pada adat sehingga menjadi suatu keutuhan sebagai manusia). Manusia Dayak memiliki tiga sikap dasar dalam menjalani pilihan kehidupannya, baik terhadap Tuhan, unsur gaib, tumbuhan, hewan dan sesama manusia. Ketiga sikap dasar ini adalah sikap sembah, hormat dan sopan (Nathan Ilon:1978). Ketiga sikap dasar ini menempatkan manusia Dayak sebagai pengurus Alam, bukan penguasa yang secara eksploitatif dalam berhubungan dengan alam dan sesama. Belom Bahadat kemudian menjadi sebuah tuntunan manusia Dayak dalam menjalani kehidupannya dan pada gilirannya menjelma menjadi hukum adat yang kontekstual pada masing-masing suku.
Penyelesaian masalah dan perselisihan dalam hukum adat lebih menggunakan pendekatan damai atas dasar solidaritas. Misalnya terhadap perselisihan antara satu orang dengan lainnya solusi yang diambil adalah dengan saling mengangkat saudara. Perwujudan solidaritas dapat ditemui dalam tata kehidupan dalam rumah betang, seperti yang sudah dikenal luas. Solidaritas, kesetiaan dan kesetaraan(termasuk jender) sebagai nilai dasar yang menjadi pegangan manusia Dayak dapat ditemui dalam hal perkawinan. Bagi manusia Dayak perkawinan adalah suci dan terhormat. Dalam budaya Dayak, perkawinan merupakan hal yang suci sehingga sebelumnya harus dipersiapkan dengan matang. Terhadap persiapan ini terdapat prosesi yang harus dilakukan oleh mempelai sebelumnya. Sebagai sesuatu yang suci, dalam budaya Dayak juga tidak mengenal perceraian maupun poligami (wawancara dengan Bajik Simpey, 20-08-2007). Dalam kehidupan rumah tangga, perempuan dan laki-laki saling berbagi peran sesuai dengan kemampuan dan kesepakatan (Nila Riwut:2003), sehingga emansipasi jender dalam budaya Dayak sebenarnya bukanlah sesuatu yang perlu diperdebatkan. Perwujudan nilai kesetaraan(agaliter) dalam budaya Dayak dapat dilihat dari bahasa, dimana kata ”anda/kamu” dipakai untuk siapa saja baik segi usia, pangkat dan sebagainya, tidak secara berbeda misalnya ikau dalam bahasa Ngaju dan hanyu dalam bahasa Ma’anyan. Dengan demikian, menjadi sebuah kesimpulan bagi penulis bahwa nilai-nilai mendasar yaitu solidaritas, kesetiaan dan kesetaraan menjadi karakteristik mendasar dalam menjalani kehidupan sebagai manusia Dayak.
Invasi kebudayaan dan peminggiran terhadap nilai-nilai ke-Dayak-an telah terjadi pada masa kolonialisme bangsa barat. Dayak dipakai sebagai label yang sangat iferior. Dajakers oleh orang Belanda kolonial. Sebuah label yang menunjukkan ke-tidak beradab-an. Invasi kebudayaan ini kemudian menyerang pada sendi paling dasar dalam masyarakat Dayak, yaitu agama asli masyarakat Dayak sebagai sumber sistem religi dan sosial masyarakat Dayak. Agama asli ini yang kemudian disebut agama helu, lalu kemudian Kaharingan, diberi label sebagai sebuah kepercayaan kafir, pagan, dan sebagainya memaksa sistem religi dan sosial ini pada ranah politik formal, sebelumnya tergabung dalam sekber Golkar lalu digabungkan dalam agama Hindu dengan nama Hindu Kaharingan. Peminggiran terhadap Kaharingan pada gilirannya membawa pada pelepasan makna filosofis dengan simbol-simbol budaya. Manusia Dayak kekinian tidak lagi mengenal karakter sebagai manusia Dayak.
Pada era globalisasi sekarang ini, dimana rujukan modern mengambil barat sebagai patokan, kompetisi sebagai dasar hubungan dan kekuasaan sebagai orientasi membawa manusia Dayak semakin terasing dari karakternya. Dasar solidaritas dipecah dan direkayasa secara historis dan sistematis lewat pelabelan Rumah Betang yang tidak sehat dan tidak modern, sehingga pada kondisi tertentu meningkatkan penjualan perumahan lewat “KPR-BTN”, membawa masyarakat Dayak pada ruang individualistis. Penerapan modernisasi ala barat yang memiliki prasyarat “masifikasi individualisme” merubah wajah karakter masyarakat Dayak khususnya di perkotaan menjadi masyarakat tanpa karakter. Rumah-rumah dipisahkan dengan pagar-pagar tinggi, manusia hidup dalam suasana yang kompetitif dimana yang kuat yang menang, hidup menurut hukum rimba dengan bungkus modernisasi. Semboyan-semboyan lokal seperti penyang hinje simpey sekadar menjadi slogan sebuah kabupaten yang hampir tidak tampak lagi karakter “Dayak”nya. Simbol itu telah lepas dan terpisah dari nilai filosofisnya. Kopetisi sebagai antagonisme dari solidaritas, dengan disokong oleh invasi budaya yang terjadi sejak dulu dan kini terus di reproduksi lewat media massa semakin membawa manusia Dayak terasing dari solidaritas yang pernah menjadi karakternya dahulu.
Kompetisi dan modernisasi juga merubah karakter manusia Dayak yang memiliki kesetiaan pada hal-hal yang sifatnya ideologis. Bila dahulu manusia Dayak siap berkorban nyawa bila suku atau kerabat dan sahabatnya dilecehkan, sekarang lebih terlihat bentuk kesetiaan sistem kerajaan. Dimana pemimpin yang berkuasa tak boleh di bantah dan di sanggah, sehingga prinsip ABS(asal bapak senang) dapat kita lihat dalam diri tokoh-tokoh elit dewasa ini. Sifat oportunis juga menyertai karakter birokrasi di tanah Dayak, kesetiaan semu, penjilatan dan kesediaan menjadi munafik mewarnai wajah birokrasi dan elit.
Kesetiaan dalam kerangka perkawinan yang dalam budaya Dayak merupakan sesuatu yang suci, justru di jaman millennium ketiga semakin ter-degradasi. Kawin lalu cerai, perselingkuhan dan poligami semakin tampak dalam warna kehidupan masyarakat Dayak. Sementara budaya lokal yang semestinya dapat mengembalikan hakikat manusia Dayak semakin jauh dari kehidupan, dilestarikan dengan cara dijadikan pajangan dan objek pariwisata yang sama sekali terpisah dengan keseharian.
Kesetaraan dalam bingkai budaya juga menjadi sasaran bagi invasi kebudayaan. Dapat kita temukan bila berbicara dengan pejabat pemerintah kata “bapak” dan “ibu” menjadi ucapan wajib, bila tidak menggunakannya dianggap tidak menghormati. Pada hal penghormatan dalam pandangan budaya Dayak tidaklah disampaikan dalam ucapan, melainkan dalam sikap. Disamping itu sebelumnya Republik Indonesia pernah memakai kata “bung” yang lebih egaliter dalam penyelenggaraan negara. Hal ini semakin membawa kita pada penyaksian bahwa nilai budaya Dayak yang menggunakan kata “ikau” terhadap kawan, saudara tua atau muda, orang tua semakin terpisah dalam kondisi kekinian. Dimana kamu, anda dan bapak/ibu dipakai sebagai kata yang maknanya sama hanya peruntukan berbeda, tergantung pada usia, posisi, kekuasaan, jabatan dan kekayaan. Sungguh, bukanlah karakter Dayak yang demikian tidak egaliter.
jurnaltoddoppuli.wordpress.com

Mengenal Lebih Dekat Istana Presiden

Mengunjungi museum atau bangunan tua mungkin sudah biasa. Tapi kalau ke Istana Presiden jelas beda. Apalagi kalau istana tersebut masih berfungsi sebagai tempat peristirahatan sekaligus kantor presiden, seperti halnya Istana Kepresidenan Bogor. Wah, jelas itu termasuk kunjungan langka. Istana Bogor berada di kaki Gunung Salak, tepatnya di tengah Kota Bogor, Jawa Barat. Komplek istana ini terletak di atas tanah seluas 28,8 hektar. Halaman istana ditumbuhi aneka pohon besar merindangi rerumputan hijau yang membentang luas. Di halamannya hidup bebas ratusan ekor rusa yang jumlahnya kian membengkak dari waktu ke waktu.

Istana Bogor dibangun pada tahun 1745 atas perintah Gubernur Jendral G W Baron Van Imhoff yang akan digunakan sebagai temat peristirahatan. Ketika dibangun, hanya berupa pesanggrahan yang modelnya meniru gedung Blenhiem Palace, tempat kediaman Duke of Malborough (nenek moyang Diana, Putri Wales) yang terletak di dekat oxford, Inggris. Pesanggrahan itu diberi nama Buitenzorg yang berarti bebas masalah atau kesulitan. Nama tersebut mencakup perkampungan di sekitarnya.

Sejak berdiri sampai sekarang, bangunan Buitenzorg mengalami beberapa kali pemugaran akibat perang, bencana dan penyesuaian terhadap perkembangan jaman. Pada masa Gubernur Jenderal Willem Daendels yang berjuluk Tuan Besar Guntur (1808-1811) memimpin, ia menambah gedung di sebelah kiri dan kanan gedung induk, sedangkan gedung induk dijadikan dua tingkat. Untuk mengisi kekosongan halaman bangunan yang luas, dipelihara enam pasang rusa yang didatangkan dari perbatasan India dan Nepal. Rusa-rusa itu terus bertambah banyak, jumlahnya kini ratusan ekor.

Ketika Inggris berkuasa, Wakil Gubernur Jenderal Thomas Stamford Rafless memugar bangunan ini, terutama bangunan besar di tengah yang oleh Daendels digunakan sebagai gudang penyimpanan bahan bangunan. Rafless juga menata ulang kebun halaman di sekitarnya menjadi taman model Inggris.

Saat Belanda berkuasa kembali, Istana Buitenzorg mengalami renovasi besar-besaran. Misalnya pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Baron van der Capellen (1817-1826) membangun menara di tengah-tengah gedung induk. Halaman yang mengelilingi bangunan istana dijadikan sebagai kebun percobaan untuk penyelidikan tanaman tropis dari dalam dan luar negeri.

Lalu pada tanggal 18 Mei 1917 kebun percobaan tersebut diresmikan menjadi Kebun Raya, yang sekarang dikenal sebagai Kebun Raya Bogor. Pendirinya Prof. C.G.C Reinwardt yang ketika itu menjabat Direktur Urusan Pertanian, Kerajinan dan Ilmu Pengetahuan di Hindia Belanda. Gempa bumi, 10 Oktober 1834 menghancurkan sebagian besar kebun dan bangunan tersebut.

Tahun 1850 Gubernur Jenderal Duy Mayer van Twist merubuhkan bangunan lama dan membuat bangunan baru satu tingkat dengan gaya bangunan Eropa abad 19. Selain itu ditambah dua jembatan penghubung antara gedung induk dan gedung sayap kanan serta sayap kiri, namun akhirnya berubah fungsi menjadi koridor. Pemugaran bangunan ini baru sempurna pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal Pahud de Montanger (1856-1861).

Pemerintah Indonesia mulai menggunakan Istana Bogor pada Januari 1950. Pada 1952 ada sedikit penambahan di bagian depan induk berupa emperan yang ditopang oleh sepuluh pilar bergaya Ionic, menyatu dengan serambi muka yang juga disanggah enam pilar bergaya serupa. Anak tangga yang semula setengah lingkaran berubah bentuk menjadi horizontal.

Karena kerap digunakan untuk acara-acara kenegaraan yang kerap didatangi tamu-tamu penting, maka sejak 1954 dibangun paviliun I sampai V seluas 2.363 m persegi yang letaknya terpisah dengan istana. Paviliun II pernah ditempati Soekarno dan Ibu Hartini. Tahun 1964 dibangun lagi sebuah paviliun seluas 500 m persegi yang juga terpisah dari istana dan diberi nama Diah Bayurini yang digunakan Soeharto berserta keluarga saat berada di Bogor.

Bangunan utama Istana Bogor adalah Gedung Induk yang di dalamnya terdapat Ruang Garuda, Teratai, Film, Perak, Kerja, Makan, Pantri dan beherapa ruang tidur serta ruang induk yang terdapat di sayap kanan maupun kiri. Selain itu terdapat bengunan pendukung herupa perkantoran, poliklinik, pergudangan, pos jaga, ruang serba guna, museum dan heberapa paviliun. Istana induk sayap kiri memiliki luas bangunan 325 m persegi. Bangunan ini kerap dipakai sebagai tempat menginap para menteri. Di dalamnya terdapat enam buah kamar tidur, satu ruang pertemuan dan satu ruang konferensi.

Sampai sekarang, Istana Bogor berfungsi sebagai kantor dan kediaman resmi Presiden. Beberapa peristiwa penting dan bersejarah pernah terjadi di istana ini, diantaranya peristiwa penandatangan Super Semar. Dulu Istana Bogor hanya diperuntukkan sebagai tempat peristirahatan dan pesta para Gubernur Jenderal kemudian menjadi tempat acara kenegaraan dan penting lain bagi para petinggi negara termasuk presiden dan jajaran menteri, kini seiring masa keterbukaan, Istana pun terbuka untuk umum.

Masyarakat dapat berkunjung dan diperbolehkan melihat langsung beberapa ruangan di dalamnya. Namun untuk itu, masyarakat perlu mematuhi persayaratan yang berlaku. Meski pengunjung tidak bisa bermalam di Istana Bogor, rasanya cukup puas bisa mengambil gambar atau berpose bersama dengan latarbelakang istana sebagai tanda bukti kita sudah menginjakkan kaki di kantor sekaligus kediaman orang nomor satu di negeri ini.

sumber : perempuan.com

Tips Biar Bisa Konsentrasi

Ada saatnya pas kita belajar ataupun bekerja tak bisa fokus dan konsentrasi dalam mengerjakan suatu tugas. Entah itu terganggu oleh teman atau suasana yang tak mendukung kita dalam mengerjakan tugas dan mungkin juga karena suasana hati kita yang membuat konsentrasi kita buyar.

Ok langsung saja bagaimana kita agar bisa konsentrasi :

1. Cari tempat/situasi yang nyaman / anda sukai
setiap orang punya cara dan situasi tersendiri buat membantu onsentrasi, misalnya aja ada orang yng bisa konsentrasi dengan musik yang keras (rock misalnya). Ada juga orang yg bisa berkonsentrasi dibantu dengan musik yang lembut dan ada juga yg bisa berkonsentrasi dengan suasana sepi.

2. Waktu Yang Tepat
Carilah waktu-waktu dimana anda sukai/saat anda bisa tenang untuk konsentrasi. kalau waktu nya sebaiknya disesuaikan dengan type kondisi yang disukai.

3. Singkirkan benda/barang yang menggangu konsentrasi
Ya misalnya apabila dikamar, sebaiknya televisi serta barang elektronik2 lainnya disingkirkan dulu ataupun poster2 gambar hot di tutupin dulu..:))

4. Istirahat sejenak untuk merilekskan pikiran
Usahakan Jangan terlalu memaksa otak berpikir terus, istirahat sejenak entah itu makan, minum, maen game dll.

Semoga bermanfaat..:)

Puberalitas Masa Remaja


Dalam kehidupan seseorang pubertas biasanya dimulai saat berumur 8 hingga 10 tahun, dan berakhir lebih kurang di usia 15 hingga 16 tahun. Fase pubertas ini juga dialami anak berkebutuhan khusus (ABK).

Mereka mengalami perubahan fisik, psikis, dan pematangan fungsi seksual. Pada anak perempuan, pubertas ditandai dengan menstruasi pertama (menarche), sedangkan pada laki-laki ditandai dengan mimpi basah. Ciri-ciri awal dari pubertas, seperti suara yang mulai berubah, tumbuhnya rambut-rambut pada daerah tertentu dan payudara membesar untuk seorang gadis.Untuk seorang anak perempuan, tanda-tanda itu biasanya muncul pada usia 10 tahun ke atas dan anak laki-laki, biasanya lebih lambat, yaitu usia 11 tahun ke atas.

Masa remaja merupakan masa dimana dianggap sebagai masa topan badai dan stress (Storm and Stress).Karena mereka mereka telah memiliki keinginan bebas untuk menentukan nasib sendiri, kalau terarah dengan baik maka ia akan menjadi seorang individu yang memiliki rasa tanggungjawab, tetapi kalau tidak terbimbing maka bisa menjadi seorang yang tak memiliki masa depan dengan baik.(Stanley Hall, 1991)

Istilah asing yang sering digunakan untuk menunjukkan masa remaja antara lain :

1) Puberty (bahasa inggris) berasal dari istilah latin pubertas yang berarti kelaki-lakian, kedewasaan yang dilandasi oleh sifat dan tanda kelaki-lakian. Pubescence dari kata pubis (pubic hair) yang berarti rambut (bulu) pada daerah kemaluan (genetal) maka pubescence berarti perubahan yang dibarengi dengan tumbuhnya rambut pada daerah kemaluan.

2) Adolescentia berasal dari istilah latin adolescentia yang berarti masa muda yang terjadi antara 17 - 30 tahun yang merupakan masa transisi atau peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang ditandai dengan adanya perubahan aspek fisik, psikis dan psikososial. Proses perkembangan psikis remaja dimulai antara 12 - 22 tahun.

Ada 3 aspek yang perlu diajarkan kepada remaja yang mulai memasuki tahap Pubertas:

1. Pentingnya pemahaman konsep diri (self concept) sejak dini termasuk pemahaman akan konsep keluarga dengan membuat pohon keluarga (family tree) sebagai alat bantu visual.

2. Anak-anak juga perlu diperkenalkan adanya lokasi yang bersifat umum/publik (mal, ruang tamu, dapur, kendaraan umum, ruang kelas, dsb.), tempat-tempat yang bersifat pribadi (kamar tidur, kamar mandi, WC, WC umum yang bersifat privat jika dalam keadaan pintu tertutup), serta perilaku apa saja yang pantas dan tidak pantas dilakukan di sana.

3. Mengajarkan perlindungan diri (protective behaviour) melalui konsep lingkaran (circle concept), sebagai salah satu strategi agar anak dapat melindungi dan membela dirinya. Melalui konsep ini diajarkan pula pentingnya menjaga ruang pribadi (personal space) mereka, juga ruang pribadi orang lain. Mereka harus belajar mengatur jarak, jika berada dekat dengan orang lain serta menolak keberadaan orang lain yang memasuki ruang pribadi mereka. Personal space ini berupa lingkaran maya yang bisa disimulasikan, misalnya radiusnya berukuran minimum sepanjang lengan anak.

Pada materi yang sama, anak-anak juga diajarkan memahami keberadaan mereka di dalam komunitas, termasuk mengenali siapa saja yang berada dalam kelompok orang-orang terdekat yang boleh dicium, dipeluk, siapa saja yang cukup disapa dengan berjabatan tangan, dan tidak perlu disapa, terlebih dipeluk atau dicium. Mereka yang berada di lingkaran terluar yaitu orang orang yang tidak mereka kenal.

Bisa juga melalui pengajaran yang bersifat visual seperti gambar, miniatur benda, atau peragaan konkret, bermain peran dan adegan film. Dengan cara ini, diharapkan anak-anak akan lebih mudah dan cepat dalam memahami konsep yang pada intinya bersifat abstrak ini. Cara menyampaikan informasi tentang perubahan-perubahan seksual ini, memang harus ekstra hati-hati dan sabar. Bila perlu sampaikan berulang-ulang. Gunakan pula bahasa yang sederhana, pendek, jelas, dan mudah dipahami.

Tips Cepat Menghafal Alqur'an

Tips yang sangat sederhana, tapi ini bagi saya adalah Dia - menurut saya- terlalu cepat. Ternyata demikian halnya Kontradiksi, Pertentangan dan Ketidakkonsistenan Alquran manusia belaka? bahkan tak ada orang yg bisa menghafal alkitab penulis hadis, penafsir kitab bahkan penulis kitab/alquran free articles on Cara Cepat Memperoleh Index Di GoogleTips Mengajarkan Konsep Matematika Bagi Anak Usia Tapi Rafif dan Aisyah cenderung cepat sekali lupa jika Menghafal Alquran; Info Holiday Program at Library
SENJATA PEMUSNAH MASSAL DALAM ALQURAN bag 3 ► dapat ditemukan sendiri, maka siswa tidak perlu menghafal rumus Mereka beranggapan bahwa suara merambat paling cepat
TIPS BISNIS; IKLAN BISNIS; KISAH SUKSES; BUKU; KONSULTASI Kiyai atau Guru ngaji pasti setuju,.. di Hadist dan AlQuran Saatnya ACTION Cepat. Tangkap peluang bisnis ini.
Teaching Tips Index; Links Variasi. Berhitung Cepat Math Forum siapa saja yg berniat belajar membaca al-quran atau menghafal khasanah keilmuan, karena berkandungan Ilmu-itulah Alquran Anda sudah menerapkan berbagai metode dan tips agar dapat menghafal Efektif untuk Melakukan Muroja’ah dan Menghafal dengan Cepat begitu tau ada buku menghapal Alquran dalam
Menggunakan Path 148.Tips dan Trik Service Printer 149.Tips Membuat dan Menghafal Password 150.Trik Cepat dan Fundamentalisme 27.Mazhab Baru Ciptaan Barat 28.MCB Alquran Solusi tepat, cepat dan teruji untuk membuat Anak Anda mahir membaca Alquran dalam waktu singkat. Berita dan Tips Belajar Promo Program belajar pelajaran sejarah, metode menghafal
- apakah metode menghafal yang paling ideal untuk anak-anak ? kekenyalan tubuh berkurang, dan bekas cubitan tidak cepat ini contoh isi AlQuran buat anak I Love My Al Quran (Mizan)
Memiliki motivasi yang kuat untuk menghafal. 18. Memperbanyak doa agar diberi kemudahan oleh Allah SWT dalam menghafal Al Qur'an. Tips : - Sebaiknya menghafal Al Qur'an dimulai dari surat-surat yang mudah dahulu, karena psikologi manusia itu Hafalan Al Qur'an harus diulang-ulang karena karakteristik dari mengahfal AL Qur'an adalah hafalan Al Qur'an cepat hilang jika tidak diulang-ulang. - Kecerdasan bukan faktor utama dalam menghafal Al Qur'an tetapi Ketekunan adalah TIPS CARA CEPAT MENGHAFAL AL-QUR'AN. 18:02 By Hamba Allah. Ikhwah sekalian, Salah satu diantara keajaiban Al Qur'an adalah bahwasannya Alloh telah memudahkan Al Qur'an untuk dihafalkan, dan diingat, Sebagaimana Firman Alloh : "Walaqod Buku yang ditulis Sa'dulloh al-Hafidz ini memberikan tips-tips agar seseorang bisa dan mampu menghafal Al-Qur'an secara cepat dan benar. Ada syarat-syarat yang mesti dipenuhi oleh seseorang yang hendak menghafal Al-Qur'an.
mereka menghafal ilmu yang tidak tertandingi dari Allah yaitu Alquran, dan Allah pun menjaga Al-quran dengan para penghafal penghafal tersebut… Oleh karena itu menghafal itu penting, berikut akan nyoba share tips cepat menghafal…
“Jagalah benar-benar Al-Quran ini, demi Yang jiwaku berada di Tangan-Nya, Al-Quran lebih cepat terlepas daripada onta yang terikat dari ikatannya.” Maka seorang yang menghafal Al-Quran bila membiarkan hafalannya sebentar saja niscaya ia Tips Menghafal Al-Qur'an dengan Cepat. Al-Qur'an adalah kitab rujukan bagi umat islam dalam menentukan suatu perkara hukum, “ Orang yang di dalam benaknya tidak ada sedikitpun dari Al-Qur'an ibarat rumah yang bobrok. Keistimewaan metode ini adalah seseorang akan memperoleh kekuatan dan kemapanan hafalan serta dia akan cepat dalam menghafal sehingga dalam waktu yang singkat dia akan segera mengkhatamkan Al-Quran. Berikut kami akan paparkan . [Oleh: Asy-Syaikh Dr. Abdul Muhsin Muhammad Al-Qasim, imam dan khathib di Masjid Nabawi] Sumber: al-atsariyyah.com. Diambil dari : http://rumahtajwid.com/tips-cara-mudah-menghafal-al-quran. Label : inspirasi, karyaQ inspirasiQ | edit post Keistimewaan metode ini adalah seseorang akan memperoleh kekuatan dan kemapanan hafalan serta dia akan cepat dalam menghafal sehingga dalam waktu yang singkat dia akan segera mengkhatamkan Al-Quran. Berikut kami akan paparkan metodenya
Buku ini menjelaskan secara rinci keutamaan-keutamaan bagi para penghafal Quran dan memberikan tips-tips jitu untuk menghafalkan Al-Quran secara teknis dan rinci. Dalam buku ini ditegaskan, menghafal Al-Quran itu mudah, tidak susah. Belajar dan Menghafal Al-Qur an Sendiri, Mungkinkah? Do a Qunut, Sunah atau Bid ah? Belajar Al-Qur an: Bahasa Arab Bahasa Penghuni Sorga? Basmalah, Ayat Fatihah atau Bukan? Jurus Jitu Menjaga Hafalan Biar Tidak Cepat Hilang Metode Menghafal Al-Qur'an. Metode yang Efektif untuk Mempertahankan Hafalan dalam Waktu yang Lama Metode Lain yang Efektif untuk Melakukan Muroja'ah dan Menghafal dengan Cepat Syarat yang Harus Dipenuhi Faktor-faktor Pendukung

Kesedihan hati

gemerlap bintang
menemani hatiQ yG sUnyi olEh ciNtamU
Q iSi bUtiRaN bEniH ciNtAmu
diAtaS lAntuNaN sYaiR2mu
Q tipU dAyA HatiQ sEndiRi
olEh diRimu oH kEkAsiH.....

ANJUNGAN SULAWESI SELATAN


Jangan lupa singgah di Anjungan Sulawesi Selatan karena tempat ini sungguh mempesona. Tak heran jika banyak wisatawan mancanegara mengunjungi anjungan ini untuk mengagumi satu persatu rumah adat Bugis, Makasar, dan rumah tradisional Toraja tongkonan yang dilengkapi dengan tiga buah lumbung padi serta model perahu pinisi.

Rumah adat yang pertama adalah model istana raja yang dalam adat Bugis disebut saoraja, salassa, atau balla lompo dalam adat Makasar. Bentuk rumah panggung ini persegi panjang dan dibagi menjadi tiga ruang (lintang atau lontang): petak di luar (lintang ri saliweng) dipergunakan untuk menerima tamu; petak di tengah (lontang ri tenguga) merupakan tempat yang paling suci sehingga bukan tempat untuk umum; dan petak dalam (lontang in ladeng) berfungsi sebagai ruang tidur keluarga. Sebelum petak luar terdapat lego-lego yang merupakan ruang tunggu bagi tamu sebelum dipersilakan masuk oleh tuan rumah.

Hiasan rumah adat Bugis berupa ukiran dengan motif sulur-suluran bunga parereng, daun semangi, atau daun melati; binatang burung, ayam jantan, kakak tua, kerbau dengan tanduknya, babi, rusa berlari, naga, atau garuda—yang ditempatkan di anjung bola (puncak bangunan bagian depan dan belakang); dan alam semesta. Pola ragam hias menunjukkan status sosial pemiliknya.

Di Anjungan ini, saoraja dipergunakan untuk memeragakan berbagai aspek budaya tradisional Sulawesi Selatan, antara lain pakaian adat suku-suku yang ada di daerah itu, kain Bugis, alat berburu,  hasil hutan serta berbagai hasil kerajinan perak, kulit kerang, kerajinan tulang dan tanduk serta benda-benda seni. Di dalam kolong rumah dipamerkan bermacam-macam perahu layar. Dengan perahu-perahu model itulah suku Bugis-Makasar mengarungi lautan.

Tongkonan merupakan bangunan panggung persegi panjang yang terkenal dengan atapnya berbentuk perahu layar atau tanduk kerbau. Lantai (tallung lonta) bertingkat: bagian utara dan selatan lebih tinggi daripada bagian tengah. Tangga persegi empat terletak di samping kanan rumah atau di bawah lantai atau kolong rumah.

Baik tongkonan maupun lumbung dindingnya diberi ragam hias berwarna merah, hitam, dan putih dengan pola satwa, tetumbuhan, dan benda-benda langit. Pada mulanya suku Toraja hanya mengenal empat macam ukiran, yaitu ukiran matahari (pak barre allo), ukiran kepala kerbau  (pak tedong), ukiran ayam jantan (pak manuk londang), dan ukiran garis lurus (pak susuk), namun kemudian dikembangkan menjadi lebih kurang 150 macam yang masing-masing mempunyai nama serta makna khas.

Di sebelah bangunan tongkonan dibuatkan tiruan bukit-bukit yang berlubang-lubang sebagai kubur atau tempat pemakaman suku Toraja, sedangkan di depannya bergayut sederet tanduk kerbau, yang aslinya menandakan bahwa pemilik rumah telah mengadakan upacara penguburan dengan mengadakan pengorbanan ratusan ekor kerbau.

Rumah  tongkonan  di sini digunakan sebagai tempat pamer berbagai aspek budaya suku Toraja, seperti peralatan rumah tangga, keramik, hasil kerajinan, dan diorama upacara kematian; sedangkan deretan lumbung dimanfaatkan untuk gerai benda-benda seni dan kerajiann Sulawesi Selatan.

Di halaman anjungan terdapat patung pahlawan nasional Hasanudin sebagai lambang kepahlawanan rakyat Sulawesi Selatan, sedangkan di bagian lain diperagakan tiruan pinisi lengkap dengan layar dan tiang-tiangnya yang kokoh sebagai latar belakang panggung terbuka.

Megahnya Gedung Asia Afrika

Gedung Merdeka di jalan Asia-Afrika, Bandung, Indonesia, adalah gedung yang pernah digunakan sebagai tempat Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika tahun 1955. Pada saat ini digunakan sebagai museum.

Bangunan ini dirancang oleh Van Gallen Last dan C.P. Wolff Schoemaker. Keduanya adalah Guru Besar pada Technische Hogeschool (Sekolah Teknik Tinggi), yaitu ITB sekarang, dua arsitektur Belanda yang terkenal pada masa itu, Gedung ini kental sekali dengan nuansa art deco dan gedung megah ini terlihat dari lantainya yang terbuat dari marmer buatan Italia yang mengkilap, ruangan-ruangan tempat minum-minum dan bersantai terbuat dari kayu cikenhout, sedangkan untuk penerangannya dipakai lampu-lampu bias kristal yang tergantung gemerlapan. Gedung ini menempati areal seluas 7.500 m2.

Pada saat itu bangunan ini bernama SOCIËTEIT CONCORDIA dipergunakan sebagai tempat rekreasi oleh sekelompok masyarakat Belanda yang berdomisili di kota Bandung dan sekitarnya. Mereka adalah para pegawai perkebunan, perwira, pembesar, pengusaha, dan kalangan lain yang cukup kaya. Pada hari libur, terutama malam hari, gedung ini dipenuhi oleh mereka untuk menonton pertunjukan kesenian, makan malam.

Pada masa pendudukan Jepang gedung ini dinamakan Dai Toa Kaman dengan fungsinya sebagai pusat kebudayaan.

Pada masa proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 gedung ini digunakan sebagai markas pemuda Indonesia guna menghadapi tentara Jepang yang pada waktu itu enggan menyerahkan kekuasaannya kepada Indonesia.

Setelah pemerintahan Indonesia mulai terbentuk (1946 - 1950) yang ditandai oleh adanya pemerintahan Haminte Bandung, Negara Pasundan, dan Recomba Jawa Barat, Gedung Concordia dipergunakan lagi sebagai gedung pertemuan umum. disini biasa diselenggarakan pertunjukan kesenian, pesta, restoran, dan pertemuan umum lainnya.

Dengan keputusan pemerintah Republik Indonesia (1954) yang menetapkan Kota Bandung sebagai tempat Konferensi Asia Afrika, maka Gedung Concordia terpilih sebagai tempat konferensi tersebut. Pada saat itu Gedung Concordia adalah gedung tempat pertemuan yang paling besar dan paling megah di Kota Bandung . Dan lokasi nya pun sangat strategis di tengah-tengah Kota Bandung serta dan dekat dengan hotel terbaik di kota ini, yaitu Hotel Savoy Homann dan Hotel Preanger.

tentang grasindo

Grasindo

PT Gramedia Widiasarana Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Grasindo adalah salah satu anak usaha dari Kelompok Kompas Gramedia. Grasindo didirikan pada tahun 1990 seiring dengan diluncurkannya Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional. Undang-undang tersebut membuka cakrawala baru di bidang pengembangan jasa peningkatan mutu pendidikan. Banyak pengusaha yang kemudian beralih ke industri penerbitan.

Grasindo diciptakan untuk berpartisipasi dan mengantisipasi derasnya jasa pendidikan yang tidak jarang bergeser dari misi semula. Grasindo pun memilih untuk mengembangkan sumber daya manusia Indonesia yang mayoritas berada pada umur produktif.

Awalnya, Grasindo bergerak pada bidang penerbitan buku-buku teks atau pelajaran untuk taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah lanjutan tingkat pertama, sekolah menengah umum, dan perguruan tinggi. Tahun 1990, sebuah majalah pendidikan yang bernama ARIF terbit perdana. ARIF diterbitkan untuk mengisi kebutuhan anak-anak terutama di usia sekolah dasar, dalam mempersiapkan diri ke tingkat pendidikan selanjutnya.

Seiring dengan kebutuhan dari berbagai kalangan, maka Grasindo juga mengembangkan sayapnya ke buku-buku di luar buku teks atau buku pelajaran. Diawali dengan diterbitkannya buku cerita-cerita rakyat, lagu anak-anak karya komposisi Indonesia yang diakui handal seperti bapak AT Mahmud dan ibu Kasur, permainan anak-anak yang menunjang kepiawaian anak dalam bidang matematik yaitu Polydron, dan buku-buku "Bagaimana" atau "How To" untuk orang tua dalam mendidik anak-anaknya.
Alasan lain pengembangan beberapa produk ini adalah mengantisipasi lajunya media elektronika yang menampilkan film-film ataupun cerita-cerita yang sebenarnya kurang sesuai dengan usia anak-anak terutama anak-anak di tingkat taman kanak-kanak dan sekolah dasar. Terlebih lagi, kurangnya pendampingan para orang tua ketika mereka mengkonsumsi tayangan-tayangan atau permainan-permainan tersebut.

Dalam kerangka pengembangan produk inilah, kami, PT Grasindo mengadakan jalinan kerja sama dengan beberapa penerbit negara asing seperti Inggris, Belanda, Jerman, Australia, Jepang, Singapura, Malaysia, dan Amerika. Kami juga telah melakukan kolaborasi dengan kedutaan besar Australia untuk Indonesia dengan menerbitkan buku Geografi Australia. Kami mendistribusikan ke banyak sekolah di Indonesia dan menciptakan "workshop" bagi para guru terutama guru-guru di daerah. Pada awal Oktober 2000, UNTAET (United Nations Transition Administration in East Timor) membeli beberapa judul buku dari Grasindo untuk anak-anak di Timor Timur. Jalinan hubungan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan juga kami adakan dengan lembaga-lembaga atau yayasan-yayasan lokal.
http//www.grasindo-online.com

Keanekaragaman Komunal

Terakhir, Keanekaragaman Komunal adalah suatu kondisi di mana sebagian besar masyarakat yang mencakup beberapa komunitas yang sadar diri dan terorganisasi dengan baik. Mereka menjalankan dan hidup dengan sistem keyakinan dan praktek yang berlain antara satu kelompok dengan lainnya.

Misal dari Keanekaragaman Komunal ini adalah para imigran yang baru tiba, komunitas-komunitas Yahudi di Eropa dan Amerika, kaum Gypsi, masyarakat Amish, kelompok-kelompok cultural yang berkumpul secara territorial seperti kaum Basque di Spanyol. Di Indonesia masuk ke dalam kelompok ini misalnya kawasan-kawasan Pecinan (hunian komunitas Cina), wilayah-wilayah yang dihuni suku-suku bangsa di luar wilayahnya (komunitas Batak di Jakarta atau Bandung, misalnya).

Bahasa atas tiga pengeritan keanekaragaman ini membawa kita pada pertanyaan, ke arah mana keanekaragaman Indonesia hendak dialamatkan? Asumsi peneliti akan keanekaragaman Indonesia biasanya langsung ditujukan pada hal-hal seperti keragaman agama, bahasa, suku bangsa, dan wilayah domisili berdasar kepulauan tempat tinggal. Namun, ketika diperhadapkan pada pembagian pengertian keanekaragaman menurut Parekh ini, perlu dilakukan suatu pemilahan yang tepat atas kajian kemajemukan Indonesia selanjutnya.

peran pendidikan

dalam masyarakat multikultural

Dalam konteks membangun masyarakat multikultural, selain berperan meningkatkan mutu bangsa agar dapat duduk sama rendah, berdiri sama tinggi dengan bangsa-bangsa lain, pendidikan juga berperan memberi perekat antara berbagai perbedaan di antara komunitas kultural atau kelompok masyarakat yang memiliki latar belakang budaya berbeda-beda agar lebih meningkat komitmennya dalam berbangsa dan bernegara.

Jenis perekat yang dipakai ialah pembangunan karakter dan semangat kebangsaan atau nation and character building (NCB). Dalam hal ini, karakter kebangsaan merupakan pengembangan jati diri bangsa Indonesia yang (pernah) dikenal sebagai bangsa yang ramah, sopan, toleran, dan sebagainya. Sedangkan semangat kebangsaan adalah keinginan yang amat mendasar dari setiap komponen masyarakat untuk berbangsa.

Karakter dan semangat kebangsaan seperti itu akan berkembang, baik secara natural maupun kultural, menuju tercapainya persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam konteks NCB, bangsa itu adalah satu dan tidak terpisah-pisahkan. Persatuan dan kesatuan merupakan konsekuensi logis pengembangan jati diri dan keinginan mendasar untuk berbangsa.

Dalam konteks NCB, tiap komponen bangsa memiliki kedudukan, hak dan kewajiban sama. Etnis Melayu memiliki kedudukan yang sama dengan etnis Cina dan etnis-etnis lain; suku Aceh memiliki hak yang sama dengan suku Sunda dan suku-suku lain; demikian pula pemeluk agama Islam mempunyai kewajiban yang sama dengan pemeluk agama Katolik dan agama-agama lain dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Semua komponen bangsa mempunyai kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama untuk mengembangkan bangsa.

Khusus di bidang nation building, tampaknya hal ini perlu dibenahi kembali dalam tata kehidupan bangsa Indonesia. Banyak remaja dan pemuda kini asing dengan sejarah nasional; begitu pula dengan siswa SD, SLTP, SMU, dan SMK, bahkan mahasiswa di perguruan tinggi. Padahal, sejarah nasional sarat muatan kebangsaan, baik nilai maupun pesan, untuk senantiasa berdisiplin dalam berbangsa. Itu sebabnya, semangat kebangsaan perlu dikembangkan terus.

Bagaimana dengan character building? Rasanya tak banyak berbeda. Munculnya banyak kasus yang destruktif dalam konteks kebangsaan, misalnya terjadinya sentimen antaretnis, perselisihan antarsuku, sampai perang antar(pemeluk) agama, menunjukkan karakter kebangsaan Indonesia saat ini lemah. Karakter kebangsaan ini harus selalu dipupuk dan disirami agar dapat tumbuh dengan baik.

Pengembangan karakter kebangsaan itu tidak sekadar untuk menjadikan anggota masyarakat multikultural Indonesia dapat berperilaku baik, santun, ramah; tetapi lebih dari itu, dapat memupuk jiwa yang senantiasa berdisiplin dalam berbangsa. Baik, santun, ramah adalah nilai- nilai konstruktif dalam kehidupan, tetapi belum begitu bermakna dalam konteks semangat kebangsaan. Jadi, karakter yang dikembangkan tidak hanya character for the individual well being, tetapi lebih dari itu, character for the national well being yang diperlukan untuk mengembangkan semangat kebangsaan. Dari sisi moral, yang dikembangkan tidak sekadar individual morality, tetapi sampai kepada social morality.

Konon kita ini adalah bangsa besar yang berkarakter; tetapi mengapa sampai hari ini masih ditemui bentrok antarsuku, perang antar(pemeluk) agama, perkelahian antaretnis, pertikaian antarkelompok, dan sejenisnya? Entahlah, yang jelas itu semua menunjukkan pendidikan di negeri ini belum sepenuhnya berhasil menjalankan fungsi dan memainkan peranannya. Sayang, kini hampir tidak ada lagi pemimpin yang sungguh-sungguh peduli terhadap pendidikan bangsa.

fakta meteor

Meteor Lyrids
Cahaya meteor itu akan terlihat seperti garis. Kecepatannya ada yang seperti kilat, atau dalam beberapa detik.Warnanya pun bisa bermacam-macam, sesuai material pembentuk meteornya. Namun umumnya berwarna putih. Kemungkinan meteor itu berbentuk bola api (fireball) bahkan sampai meledak di udara, kata dia, sangat jarang terjadi.

Hujan meteor Lyrids bisa disaksikan selepas bulan tenggelam pada pukul 01.00 dinihari hingga menjelang subuh. Asal langit cerah, 'bintang jatuh' itu bisa disaksikan mulai 16-26 April. Di masa puncaknya, pada 21 atau 22 April, setiap jamnya bisa terlihat 10-20 komet.Fenomena ini rutin tiap taun gan...
Mereka umumnya sampai ke bumi dalam bentuk debu dan tidak beracun. Setiap tahun, bumi disiram 25 ton debu dari benda angkasa.

.,.,..,.,.,.,.??????????

Aku dilahirkan bukan untuk menyakitimu
Tapi ku digariskan tak membahagiakan hidupmu
Suatu hari nanti jika hadir sibuahhati
Ku berharap slalu tak seperti diriku

Janganlah menangis terkadang cinta itu sadis
Dan janganlah marah terkadang cinta bikin susah
Mungkin ku bajingan tapi bukan penjahat perang
Yang slalu menikam tanpa belas kasihan

Biarlah hujan menyirami kesalahan aku ini
Biarlah bulan menyinari penyesalan aku ini
Biarlah bintang menikmati kepedihan aku ini
Biarlah semua jadi saksi yang ku alami

BUNDA KANGEN

aku haus akan kasih sayang seorang ibu
aku rindu belaian tangannya
ingin sekali.,.,.,.,.,.
aku membalas pengorbanannya
tapi aku bingung harus bagaimana
karena dia telas tiada

langit,awan berubah menjadi gelap

the sky, the clouds turned into darkness
no shred of sunlight
can penetrate
still early days
birds singing
seemed reluctant to say hello
as well as with
nothing else can understand
of myself and my feelings
now he has gone left me
and will never go back
forever
would happen if all my memories back?
only fate that can answer all

Powered By Blogger

GUE

GUE

my oclok'

CHAT ME


ShoutMix chat widget